Pendapat Media Dunia Mengenai Pengadilan Trump

GARDAJP

Gambar-gambar Donald Trump yang duduk di area sidang di New York sudah menyertai berita-berita di halaman depan yang tak termasuk jumlahnya tentang persidangan pidana pertama terhadap seorang presiden atau mantan presiden AS. Selain menonton lagu, bermain game online juga merupakan salah satu metode terbaik untuk mengisi waktu luangmu ketika sedang bosan. Nah, di GardaJP banyak sekali games yang bisa kamu coba dan dijamin pastinya aman ya guys.

Cakupan selanjutnya tidak terbatas terhadap Amerika saja. Media dunia sudah berisi cerita ini – mengomentari orang yang menghendaki lagi ke Gedung Putih dan kasus yang menjeratnya.

Trump membantah 34 tuduhan pemalsuan catatan usaha sehubungan bersama pembayaran sebesar $130.000 yang ditunaikan oleh pengacaranya untuk belanja keheningan seorang bintang film dewasa sebelum akan pemilu tahun 2016. Dia menuduh mereka berselingkuh; dia menyangkal cerita itu.

Jadi bagaimana persidangan bersejarah ini diliput, dari Beijing sampai Roma? Kami menanyakan kepada rekan-rekan kita di BBC Monitoring, yang mencari dan menganalisis sarana di semua dunia.

Uji cobalah ‘SleepyDon’ menghadirkan kasus yang belum dulu terjadi pada mulanya bagi AS – Tiongkok

Oleh Tom Lam, spesialis BBC Monitoring Tiongkok

Media Tiongkok sudah meliput persidangan Trump tetapi belum begitu menonjol didalam agenda berita layaknya yang diharapkan. Namun, hal ini selamanya memberi tambahan peluang kepada sarana untuk tunjukkan apa yang dianggap sebagai kekacauan dan polarisasi politik AS.

Pelaporan berbahasa Inggris berfokus terhadap fakta-fakta kasus. Edisi bhs Inggris dari kantor berita negara Xinhua menyoroti bahwa Donald Trump adalah mantan presiden pertama yang merintis persidangan pidana. Laporan selanjutnya termasuk mengutip terdakwa yang menggambarkan persidangan selanjutnya sebagai “penganiayaan politik” dan menjelaskan bahwa negara selanjutnya “gagal”. China Daily, surat kabar berbahasa Inggris yang dikelola pemerintah, berfokus terhadap penentuan juri, di mana lebih dari 50 dari 96 calon juri pertama dibebaskan sesudah menjelaskan bahwa mereka tidak adil.

Media yang berafiliasi bersama pemerintah di didalam negeri, The Paper, menyediakan infografis dan jadwal persidangan, dan mengutip survei di AS yang tunjukkan pandangan yang terpolarisasi di kalangan pemilih di AS. Laporan ini termasuk menyoroti laporan-laporan yang saling bertentangan tentang kemungkinan dampaknya terhadap pemilu terhadap bulan November.

China News Service (CNS) milik pemerintah bicara tentang “masalah yang belum dulu terjadi sebelumnya” yang dihadapi sistem peradilan AS kalau Trump menang terhadap bulan November tetapi termasuk divonis bersalah.

Harian nasionalis Global Times mengutip tingginya suku bunga, inflasi, dan krisis di Timur Tengah yang tunjukkan gagasan Trump bahwa dunia sudah terlepas kendali di bawah pemerintahan Biden.

Namun tabloid yang dikelola pemerintah termasuk tidak melupakan Partai Republik. Ini memberi tambahan laporan penuh warna terhadap 16 April yang berfokus terhadap laporan bahwa dia tertidur di pengadilan, memposting meme yang mengejeknya sebagai “#SleepyDon”.

‘Terpesona dan khawatir’ – Amerika Latin

Oleh Pascal Fletcher, spesialis BBC Monitoring Amerika Latin, Miami

Dari Meksiko, Kuba, sampai Argentina, liputan sarana mencerminkan besarnya minat terhadap peristiwa-peristiwa politik di Amerika Serikat yang dipantau di lokasi selatan perbatasan. Berbagai cerita tentang persidangan Trump tekankan pembawaan “historisnya”.

Sebagian besar laporan selanjutnya tekankan penerbitan foto-foto mencolok Trump yang terlihat galak dan duduk di area yang disoroti sarana sebagai “bangku terdakwa” – hal ini kemungkinan besar bakal dipandang sebagai keadilan yang adil oleh banyak pengkritiknya di Amerika Latin.

Kemungkinan Trump lagi jadi presiden sudah sangat memesona dan berpotensi mengkhawatirkan bagi banyak pemimpin, pemerintah, dan masyarakat Amerika Latin yang bersama paham mengingat komentar pedasnya yang anti-migran dan apa yang mereka memandang sebagai cemoohan yang hampir tidak disembunyikan terhadap negara-negara berkembang yang sedang berjuang sepanjang masa jabatannya sebelumnya. Gedung Putih.

Situs berita Amerika Latin yang berbasis di Argentina, Infobae, menerbitkan cerita ekstensif tentang “hakim Kolombia yang bakal mengambil ketentuan paling akhir didalam persidangan melawan Donald Trump”, dan mencatat bahwa Hakim Juan Merchan “tidak gentar didalam mengeluarkan perintah pembungkaman terhadap Trump”.

Beberapa laporan Amerika Latin sebenarnya masuk didalam komentar, layaknya harian sayap kiri Meksiko La Jornada yang menjelaskan bahwa Trump “dituduh bukan sebagai penyelamat dan pembela negaranya layaknya yang dia katakan, tetapi berusaha menutupi pembayaran kepada negaranya.” seorang bintang porno yang berusaha membungkam hubungan seksual terlarang”.

Harian terkemuka Brasil Folha de S. Paulo mengadopsi posisi yang jelas-jelas anti-Trump didalam editorial tanggal 16 April berjudul “Trump dan hal-hal yang tidak terpikirkan” yang mengajukan pertanyaan tentang skenario di mana dia dipenjara dan lantas diampuni dirinya sendiri sebagai presiden. Mereka mendesak para pemilih Amerika untuk jauhi skenario selanjutnya di kotak suara.

‘Kasus palsu’ – Rusia

Oleh Andrey Vladov, spesialis BBC Monitoring Rusia, London

Bias pro-Trump keluar paham di lebih dari satu besar liputan. Dalam berita malam utama TV pemerintah Rossiya 1, pembawa acara mengfungsikan kata slang Rusia “bespredel”, yang secara kasar diterjemahkan jadi pelanggaran hukum dan penyalahgunaan kekuasaan, mengacu terhadap persidangan dan tuntutan pidana lainnya yang dihadapi Trump.

“Ketika dia sekali lagi meminta nada warga Amerika, bakal sangat menyedihkan kalau Donald Trump hanya menanggapi pemalsuan dokumen akuntansi di New York dan bukan atas serangan terhadap Capitol dan terhadap demokrasi Amerika,” katanya. Selain terpercaya GardaJP juga sudah banyak dimainkan orang loh! ayo ikutan dan jangan sampai ketinggalan serunya.

Reporter New York untuk surat kabar sayap kiri Italia, Il Manifesto, menggambarkan perihal di luar gedung pengadilan dan menyimpulkan bersama pengakuan tajam bahwa semua itu merupakan sebuah “pengulangan yang menghipnotis atas normalisasi, atau pengurangan yang sangat aneh terhadap ancaman Trump”.

Penulis opini Jędrzej Bielecki mengambil pandangan yang lebih luas di surat kabar harian Polandia Rzeczpospolita. Dia menjelaskan persidangan selanjutnya bakal jadi “contoh spektakuler tentang kemampuan supremasi hukum di Amerika, yang, setidaknya secara teoritis, harus dijawab oleh semua orang, baik yang berkuasa maupun yang terlemah”.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *